5 Kesalahan Umum dalam Wawancara Kerja Bahasa Inggris (dan Cara Memperbaikinya)
Identifikasi dan perbaiki kesalahan yang sering terjadi ini untuk meningkatkan performa wawancara Anda.

Bahkan kandidat yang paling siap sekalipun dapat secara tidak sengaja melakukan kesalahan selama wawancara kerja berbahasa Inggris, terutama jika mereka bukan penutur asli. Kesalahan umum ini bisa menghambat peluang Anda untuk memberikan kesan positif. Namun, dengan kesadaran dan latihan, Anda bisa mengatasinya. Menghindari lima kesalahan ini bisa menjadi pembeda antara wawancara yang goyah dan wawancara yang luar biasa.
Kesalahan 1: Persiapan yang Tidak Mencukupi (atau "Meraba-raba" dalam Bahasa Inggris)
Tidak berdedikasi cukup waktu untuk mempersiapkan diri adalah kesalahan besar, terutama bagi penutur non-asli. Tanpa berlatih cara mengungkapkan pikiran Anda dalam bahasa Inggris, Anda mungkin menemukan diri Anda tersendat atau menggambar kosong selama wawancara.
Solusinya: Luangkan waktu yang cukup untuk mempersiapkan jawaban Anda dan berlatihlah dalam bahasa Inggris. Teliti perusahaan dan peran yang Anda lamar secara mendalam untuk merasa yakin membahasnya. Latihanlah berbicara keras-keras, mungkin menggunakan catatan atau kartu kilat untuk kosakata yang menantang. Berpartisipasi dalam setidaknya satu sesi tanya jawab penuh—dengan teman atau menggunakan FluencyPal—dapat membantu Anda mengantisipasi dan mengelola kejutan potensial.
Kesalahan 2: Menghafal Jawaban Kata demi Kata
Meski mungkin tampak menguntungkan, membuat skrip untuk jawaban Anda dapat mengarah ke pengiriman yang robotik. Pewawancara dapat dengan mudah mendeteksi ketika respons terdengar terlalu dihafal, dan jika Anda terkejut oleh pertanyaan yang tidak terduga, bisa menjadi tantangan untuk beradaptasi.
Solusi: Alih-alih menghafal skrip, siapkan poin-poin penting yang menonjolkan ide-ide kunci. Latih menjawab pertanyaan yang sama dengan berbagai cara untuk membangun fleksibilitas. Pendekatan ini memastikan Anda terdengar alami dan dapat menyesuaikan jika pertanyaan dirumuskan dengan cara yang berbeda. Ingat, boleh saja berhenti dan berpikir selama wawancara—ini lebih disukai daripada mengucapkan monolog yang dihafal.
Kesalahan 3: Menggunakan Bahasa yang Terlalu Formal atau Tidak Alami
Beberapa penutur tingkat menengah cenderung menggunakan kata-kata yang terlalu formal atau frasa dari buku teks yang mungkin tampak tidak sesuai dalam percakapan. Misalnya, mengatakan "Izinkan saya untuk menjelaskan kompetensi saya" kurang alami dibandingkan dengan "Biarkan saya menjelaskan keterampilan saya."
Solusi: Tujuannya adalah untuk nada yang profesional namun konversasional. Gunakan frasa bisnis bahasa Inggris yang umum daripada bahasa yang kuno atau terlalu akademik. Untuk menyesuaikan register Anda, dengarkan dialog wawancara contoh atau minta umpan balik dari penutur asli tentang frasa Anda. Berusahalah untuk terdengar halus dan mudah didekati.
Kesalahan 4: Tidak Meminta Penjelasan Ketika Anda Tidak Mengerti
Jika sebuah pertanyaan tidak jelas atau Anda melewatkan kata saat wawancara, menebak dan memberikan jawaban yang tidak sesuai adalah pendekatan yang paling buruk. Banyak penutur non-asli ragu untuk meminta penjelasan, khawatir ini mencerminkan kurang baiknya kemampuan bahasa Inggris mereka.
Solusi: Siapkan frasa klarifikasi yang sopan. Sama sekali tidak masalah untuk mengatakan, "Maaf, bisakah Anda mengubah formulasi pertanyaannya?" atau "Bisa ulangi itu, tolong?" Hal ini menunjukkan komitmen Anda untuk memberikan jawaban yang akurat. Pewawancara lebih menyukai ini daripada respons yang tidak relevan dan menghargai keterampilan komunikasi yang baik.
Kesalahan 5: Membiarkan Gugup Merusak Kelancaran Anda
Rasa gugup bisa membuat Anda bicara terlalu cepat, gumam, atau panik dengan kata-kata. Beberapa kandidat bahkan memulai jawaban mereka dengan "Maaf untuk bahasa Inggris saya," menarik perhatian pada kesalahan potensial.
Solusi: Atur irama dan pola pikir Anda. Ingatlah untuk bernapas dan berbicara sedikit lebih lambat dari biasanya, memberikan waktu untuk memilih kata dan mengucapkannya dengan jelas. Jika kecemasan muncul, boleh saja untuk berhenti sejenak sebelum menjawab. Fokuslah pada menyampaikan kekuatan Anda daripada memfokuskan pada tata bahasa yang sempurna. Kepercayaan diri sering meninggalkan kesan yang lebih langgeng daripada kesempurnaan absolut.
Kesimpulan
Kesalahan ini umum terjadi, tetapi dengan upaya sadar, mereka dapat dihindari. Praktek ekstensif sangat penting—"latihan membuat kemungkinan," begitulah kata pepatah. Berpartisipasi dalam wawancara simulasi dapat membantu menghilangkan keinginan untuk menghafal jawaban dan membangun kenyamanan dalam berbicara secara spontan. Renungkan kebiasaan Anda sendiri dan identifikasikan kesalahan mana yang mungkin Anda lakukan.
Siap untuk Berlatih?
Untuk membawa solusi ini ke dalam praktek, pertimbangkan menggunakan FluencyPal untuk wawancara simulasi Anda berikutnya. Latihan dalam pengaturan yang realistis dan mendukung dapat membantu Anda mengatasi kesalahan ini dan menghadapi wawancara nyata Anda dengan kepercayaan diri yang lebih besar.